Sebenarnya kejadian ini terjadi hari Minggu kemaren. Setelah belajar bareng teman2 untuk ujian siskomul, kami pergi ke Black Romantik untuk makan siang. Seperti biasa, aku melewati gerbang yang menuju ke jalan setapak Salman.
Dan saat itu kulihat, seorang bocah perempuan menangis meronta-ronta kepada ibunya sambil berkata : “Nggak mau.. hiks.. mau tidur aja.. hiks.. nggak mau”.. Sang anak menangis dengan isak tertahan.. Ya, si ibu adalah seorang peminta-minta dan sepertinya pada siang itu si ibu berencana untuk mengajak anaknya yang masih balita untuk pergi ke jalan.. Mengemis..
Padahal di saat yang sama aku berencana untuk menggunakan uang yang ada di dompet untuk membeli makanan enak..
Tragis memang, bocah yang masih polos itu terpaksa harus berpanas-panasan untuk mengumpulkan recehan agar bisa makan, sementara aku di sini sama sekali nggak pernah pusing gara-gara nggak ada uang untuk makan..
Tuhan.. terima kasih atas segala yang Kau beri.. kepadaku dan keluargaku..
Om Awignam Astu Namo Sidham..
December 22, 2009
sang peminta-minta dan anaknya
Leave a Comment »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
sang peminta-minta dan anaknya
Sebenarnya kejadian ini terjadi hari Minggu kemaren. Setelah belajar bareng teman2 untuk ujian siskomul, kami pergi ke Black Romantik untuk makan siang. Seperti biasa, aku melewati gerbang yang menuju ke jalan setapak Salman.
Dan saat itu kulihat, seorang bocah perempuan menangis meronta-ronta kepada ibunya sambil berkata : “Nggak mau.. hiks.. mau tidur aja.. hiks.. nggak mau”.. Sang anak menangis dengan isak tertahan.. Ya, si ibu adalah seorang peminta-minta dan sepertinya pada siang itu si ibu berencana untuk mengajak anaknya yang masih balita untuk pergi ke jalan.. Mengemis..
Padahal di saat yang sama aku berencana untuk menggunakan uang yang ada di dompet untuk membeli makanan enak..
Tragis memang, bocah yang masih polos itu terpaksa harus berpanas-panasan untuk mengumpulkan recehan agar bisa makan, sementara aku di sini sama sekali nggak pernah pusing gara-gara nggak ada uang untuk makan..
Tuhan.. terima kasih atas segala yang Kau beri.. kepadaku dan keluargaku..
Om Awignam Astu Namo Sidham..
Leave a Comment »
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI